Pages

Ternyata Dia


            Ibnu Faizal,biasanya aku dipanggil Ical.murid SMAN 24 Mojokerto yang menggilai sepak bola, layaknya cowok-cwok lain. Klub sepak bola kesukaanku sih Chelsea. Tapi yang lebih kusukai itu team merah putih, team kesebelasan INDONESIA. Apalagi dengan pelatihnya, Nur Mustafa yang telah membawa team merah putih menjadi pemenang SEA GAMES 2011 kemarin setelah terpuruk dalam kekalahan selama beberapa tahun dan membawa pemainnya menjadi pemain sepak bola terbaik di Asia. Benar-benar menjadi kebanggaan bangsa Indonesia J

            “Mak, Ical berangkat dulu ya”, teriakku dari ruang tamu.
            “Iya, ini gorengannya kamu bawa. Jangan lupa minta uang gorengan yang kemarin ke Bu Lis”,jawab Mak Iffah yang berjalan dari dapur sambil membawa sekotak gorengan.
            Memang hidupku hanya disokong dari hasil jualan gorengan dari Mak Iffah yang tiap harinya dititipkan di kios Bu Lis, di kantin sekolahku. Ayahku sudah meninggal sejak aku di kandungan kata Mak Iffah. Sedangkan Ibuku meninggal saat aku duduk di kelas 4 SD. Untungnya sejak kelas 3 SD aku sudah mendapat beasiswa karena prestasiku yang bisa dibanggakan.

            “yaudah Mak, Ical berangkat dulu ya, assalamualaikum”, kataku sambil mencium tangan Mak Iffah.
            “waalaikumsalam”, jawab Mak Iffah.
            Aku mulai melangkahkan kaki menuju tempatku menimba ilmu setiap har yang jaraknya lumayan dekat dengan rumahku. Dan di tengah jalan yang biasa aku lalui aku berhenti sejenak.
            “Melisa mana ya? Kok tumben nggak ada. Biasanya kan aku ketemu di sini?”, gumamku.
            “ah, sudahlah. Mungkin yang biasanya itu kebetulan”, lalu aku melanjutkan langkahku.
           

| Free Bussines? |

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar